Sabtu, 01 Mei 2010

The Mou Way


Jika kita belajar mengenai teamwork dan organisasi tentulah paling menarik jika kita melihat olahraga sepakbola sebagai tolok ukur kita, karena olahraga yang satu ini mutlak membutuhkan kerjasama yang solid sebagai team. Sementara jika kita ingin belajar mengenai effective leadership dalam sepakbola maka tengoklah nama salah satu pelatih muda sukses yaitu JOSE MOURINHO .
Terlepas dari pro dan kontra yang melekat pada dirinya, sesungguhnya Jose Mourinho yang menyebut dirinya "The Special One".. 6-7 tahun yang lalu bukanlah siapa-siapa, namun kini mantan pelatih Inter Milan tersebut sangat diidolakan oleh semua pemain sepakbola dan pemilik klub besar sepakbola. Keberhasilannya membawa klub yang dia tangani menjadi kampiun sepakbola merupakan bukti betapa hebatnya Mou. Beberapa buktinya adalah FC Porto (Juara liga, Juara Eropa, Juara Champion), Chelsea (Juara Liga), Inter Milan (Juara Liga, Juara Copa, Juara Champion)
Salah satu yang menarik dari Mou adalah dia dapat membangun sebuah team yang tangguh meskipun bermaterikan pemain-pemain non bintang, medioker, bahkan pemain buangan dari klub lain serta membuat sebuah 'lompatan raksasa' bagi sejarah klub yang dia tangani. Tengoklah nama Samuel Etoo yang dibuang oleh Barcelona dan Wesley Sneider yang dibuang oleh Real Madrid... namun kini bersama Mou mereka kembali bersinar dan diperhitungkan oleh lawan-lawannya.
Apa yang menarik sebagai perenungan bagi kita di dunia SDM adalah..

Kunci Performance Organisasi terletak pada Pemimpin

Jika anda menemukan organisasi anda memiliki performance yang biasa-biasa saja maka sebaiknya yang perlu pertama kali anda lihat dan benahi adalah 'leadership' pemimpinnya (GM, Manager, Supervisor, atau unit head).. baru kemudian kita melihat kinerja anak buah. Bisa jadi sebuah organisasi memiliki seorang pemimpin yang berprestasi namun hanya sebatas individual performance dan bukanlah team performance. Sebaliknya bagi para pemimpin hal ini dapat selalu menjadi pijakan introspeksi bagi pengembangan diri dan organisasi.
Pemimpin sejati akan mengembangkan mentalitas anak buahnya, mendorong profesionalisme kerja, memotivasi, menginspirasi dan mengasah kompetensi anak buahnya sehingga muncul sebagai 'pemain kunci' dalam keberhasilan organisasi.

Kunci Kontinuitas Organisasi terletak pada Kultur

Jose Mourinho memang membawa klub yang dia latih menjadi juara, namun yang menarik adalah sepeninggal Mou, klub-klub yang pernah dia tangani tetaplah menjadi klub yang kuat dan bermental juara. Tengoklah Chelsea yang juga berhasil menjuarai liga inggris dengan materi pemain 80% peninggalan Mou. Disini peran seorang pemimpin adalah Memotivasi, Menginspirasi dan Meninggalkan Mentalitas Unggul di dalam diri anak buahnya. Sama seperti yang diungkaplkan Jim Collin dalam bukunya Good to Great, pemimpin sejati akan membentuk mentalitas pemenang sebagai mentalitas organisasi sehingga siapapun pemimpinnya kelak, mentalitas tersebut tetaplah tumbuh.

Kunci Pengembangan Karyawan terletak pada Motivasi dan Inspirasi

The right man in the right place memang bagus untuk diterapkan dalam organisasi dan hal tersebut tentunya akan mempermudah pekerjaan sang pemimpin, namun demi fleksibilitas organisasi sekali-kali anda perlu mencoba formula baru "the right man for the new place", yaitu membuat/menciptakan orang yang tepat untuk posisi yang baru. Caranya? Dasari mental anak buah anda dengan motivasi dan inspirasi.. Lihatlah dari beberapa nama-nama besar baru di dunia sepakbola yang muncul dan semakin bersinar saat dibawah asuhan Mourinho: Frank Lampard, John Terry, Essien, Arjen Robben, Deco, Drogba, Diego Milito dan lain sebagainya.. tentunya anda para tifosi bola sangat mengetahui asal usul mereka sebelum bersama 'the special one' Mou.
Saya tergolong orang yang percaya bahwa semua manusia diberi talenta, kemampuan dan kesanggupan yang luar biasa dari Sang Pencipta, namun banyak diantara manusia dibumi ini tidak menyadarinya. Nah tugas anda sebagai pemimpin adalah membantu anak buah anda mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Dengan teknik motivasi dan inspirasi yang jitu anda dapat membentuk manusia-manusia luar biasa, from zero to hero!
***
Jika kita melihat dari beberapa poin diatas sangatlah terasa sekali jika semuanya itu membutuhkan sebuah kepemimpinan yang sejati. Dan mengakhiri tulisan ini saya kembali mengingatkan bahwa pemimpin bukanlah hanya diukur atau dilihat dari posisi seseorang di dalam organisasi, semua orang bisa menjadi pemimpin karena semua orang memiliki potensi menjadi pemimpin, dan anda lah salah satunya!

Kamis, 01 April 2010

The Seed of Success

Ilustrasi: Benih yang mulai tumbuh

Percayakan anda bahwa kesuksesan seseorang dimulai dari hal kecil yang ternyata benihnya sudah ada dan tersedia di sekeliling anda sendiri? Saya hendak mengadopsi sebuah pepatah, "buah jatuh tak jauh dari pohonnya" yang kalau boleh saya artikan sendiri menjadi "benih kesuksesan berada tak jauh dari pohon kesuksesan"

Dalam beberapa kesempatan maupun saat-saat memberikan pelatihan beberapa orang bertanya kepada saya, "Saya ingin sukses...tapi bingung harus mulai darimana?" Saya selalu menjawab dengan jawaban yang sama "Periksa dan Temukan Benih Kesuksesan di sekeliling hidup anda". Untuk menemukan benih tersebut dapat anda mulai dari memeriksa kembali dimana letak kompetensi anda, hobby anda, networking anda, dan juga lingkungan anda.
Jangan terjebak pada stigma yang salah dan destruktif, tapi mulailah berpikir jernih dan positif, misalnya: seseorang yang mungkin dianggap cerewet oleh lingkungannya seharusnya menyadari bahwa dia memiliki bakat dalam hal "berbicara" yang kelak bisa sukses jika dikembangkan di profesi yang membutuhkan kepandaian berbicara. Demikian pula masih banyak contoh serupa yang dapat anda lihat dari kehidupan orang-orang sukses.

Sebuah benih, jika dibiarkan begitu saja akan tetap menjadi benih atau bahkan akan membusuk, namun jika dirawat dengan baik maka apapun benih kesuksesan anda, apapun jenisnya asalkan dipoles dengan ketekunan maka akan menghasilkan hasil yang luarbiasa.
Apakah dahulu anda berani bertaruh saat Hee Ah Lee, bocah asal Korea yang terlahir dengan hanya empat jari akan mampu memainkan piano alunan musik klasik dengan baik dan melakukan tour keliling dunia? Apakah anda percaya seorang bocah yang lahir di perkampungan kumuh Funchal Portugal dan bermain sepakbola di jalanan akan menjadi pemain sepakbola termahal dunia saat ini (Christiano Ronaldo). Apakah anda percaya bahwa Usain Bolt yang hanya bermodalkan tubuh fisik'nya mampu mencatatkan sejarah di dunia olahraga sebagai manusia tercepat?

Saat anda sudah menabur benih sukses tersebut... pilih pupuk 4 sehat 5 sempurna yang akan menjaga pohon kesuksesan itu tumbuh... yaitu:
  • KETEKUNAN
  • KERJA CERDAS
  • ANTUSIASME
  • NETWORKING dan
  • DOA
Ketekunan akan membantu anda menjaga fokus, Kerja Cerdas akan mengakselerasi pertumbuhan kesuksesan dengan cara-cara yang efektif dan efisien, Antusiasme akan menjaga semangat anda, Networking akan memperluas bidang kesuksesan, dan Doa akan melengkapi kesuksesan dengan cara-cara yang mungkin tak pernah terpikirkan.

Saat pohon kesuksesan itu sudah besar itu dan mulai berbuah... disaat anda sudah menikmati kesuksesan, jangan lupa diri karena itulah saatnya anda sebaiknya membagi cara meraih kesuksesan kepada orang lain.

Senin, 01 Maret 2010

Memenangkan Pertarungan dalam Perubahan

Valentino Rossi
Siapa yang tak kenal Valentino Rossi? Pembalap kelahiran Italy yg mencuat namanya di kejuaraan grandprix motor dunia dengan 9 titel juara dunia di empat kelas yang berbeda. [see http://en.wikipedia.org/wiki/Valentino_Rossi]
Jujur saja kini setiap menonton acara motoGP, Pembalap Yamaha nomor 46 itu selalu menarik perhatian saya. Rossi memang hebat dari caranya [skill] mengendarai motor dan juga strateginya mengalahkan lawan-lawannya, dan hal yang paling menarik bagi saya dari seorang Valentino Rossi adalah cara dia memenangkan pertarungan one on one di tikungan. Rossi adalah seorang pembalap briliant, dia bisa menggunakan moment perubahan sebagai kunci kemenangan. Saya sendiri lebih suka jika Rossi memulai balapan start dari urutan belakang, dan dia akan membuktikan bahwa dia layak berada di urutan terdepan.

Sambil menanti tayangan MotoGP tgl 25 Mei ini, Ada beberapa poin menarik yang dapat kita renungkan melalui sosok Valentino Rossi dan MotoGP yang identik dengan terminologi yang populer saat ini mengenai Change Management. Ini bukanlah pembahasan yang mendalam namun semoga lebih menginspirasi anda untuk menjadi pemenang.

Perubahan Itu Pasti Terjadi
Sebagaimana dalam arena motoGP tidak semua rutenya adalah jalanan/track lurus, ada tikungan, tanjakan, turunan, dll.. hal itu sepertinya juga sangat mencerminkan kehidupan kita. Dalam hidup, bisnis, siklus orgaisasi, dsb.. tentunya akan lebih komplek lagi, jalan yang kita hadapi tidaklah selalu lurus, kadang ada turunan, tikungan dll.. Sebagaimana semua pembalap pasti akan melalui tikungan demikian pula tuntutan perubahan bukanlah hanya berlaku bagi anda seorang diri ataupun organisasi anda namun pada saatnya pasti akan berlaku untuk semua pihak.
Sebagaimana bisnis itu adalah kompetisi [seperti pula dalam motoGP], maka setiap perubahan yang terjadi harus disikapi dengan seksama, dan setiap perubahan selalu membutuhkan penyesuaian! itu kuncinya.. Apakah anda akan selalu tarik gas sekencang-kencangnya walaupun didepan anda melihat ada tikungan? Sekali lagi perubahan itu pasti terjadi.. karena itu persiapkan diri anda, organisasi anda untuk menyikapi perubahan dengan cara yang benar.

Tikungan sebagai Kunci Kemenangan
Mengapa banyak pembalap yang dikalahkan Rossi di tikungan? Bisa jadi para pembalap tersebut tergolong kelompok yang berpikir bahwa perubahan itu tidak menyenangkan, menakutkan atau bahkan sebisa mungkin dihindari. 'waah..tikungan lagi, kecepatan diturunkan, rem, dll..' tapi uniknya justru Rossi lebih sering mendahului lawan2nya di tikungan. Hal itu karena Rossi tahu bagaimana menghadapi tikungan, menghadapi kompetisi di saat kondisi menuntut perubahan. Banyak orang terjebak pada kebiasaan bahwa perubahan membutuhkan penyesuaian dan merupakan konsekuensi yang wajar jika performa melambat, sedikit menurun. Namun mari belajar dari kemenangan Rossi, Perubahan adalah saat yang tepat untuk memacu performa dan memenangkan persaingan. [Sekedar guyonan; mungkin seorang Valentino Rossi baru tidak berkutik saat menghadapi pembalap yang merupakan eks sopir bajai atau ojek di jakarta :) hahaha..]
Bagaimana cara kita menyikapi perubahan dalam hidup, pekerjaan, bisnis, perusahaan, kompetisi yang kita hadapi akan menentukan kemenangan yang kita raih. Oleh karena itu di dalam bisnis jika anda tahu dimana fase2 perubahan akan terjadi maka persiapkan diri dan pacu kinerja anda untuk memenangkan kompetisi.

Untuk Menjadi Juara, Anda Tidak Bisa Sendirian
Tak bisa dipungkiri, kemenangan seorang Valentino Rossi tak lepas dari performa mesin yang luar biasa, teamwork kru yang solid, persiapan mekanik yang sempurna, dll.. Sepertinya akan lebih sulit bagi seorang pembalap dengan skill yg tinggi namun tanpa didukung dgn performa mesin yang memadai.
Demikian pula kesuksesan anda, organisasi anda, bisnis anda.. meskipun performa kerja anda luar biasa namun tanpa didukung oleh kinerja team, teamwok, profesionalisme serta komitmen yang tinggi terhadap kompetisi anda hanya akan menjadi juara favorit bukan juara 1 yang sesungguhnya.

So.. manfaatkan moment perubahan untuk menang!