Dalam kehidupan manusia, karakter seseorang akan sangat/banyak
berpengaruh terhadap perilaku dan aktifitas yang dilakukannya, termasuk
dalam hal bernegosiasi. Seperti apa gaya negosiasi seseorang sebetulnya
mengacu kepada seperti apa kepribadian orang tersebut.
Saya ingin menggunakan pendekatan kepribadian (Hipocrates) yang
memilah kepribadian menjadi 4 tipe yang mungkin tidak asing bagi anda,
yaitu Kolerik, Sanguin, Melankolis, Plegmatis. Tipe apakah anda?
Silahkan anda melakukan tes kepribadian dan menemukan tipe apakah anda.
Berikut adalah paparan singkat mengenai tipe negosiasi berdasarkan kepribadian manusia.
Kolerik si Agresif - Sesuai dengan kepribadiannya, mereka adalah tipe orang yang tegas, to the point, result oriented
dan cenderung kasar, dan dalam kenyataannya banyak orang yang bertipe
kolerik akan sanggup memainkan peran yang aggresive, mendominasi, tanpa
basa-basi dan tak jarang pula meluapkan emosinya. Jika dalam negosiasi
orang tipe ini cenderung ingin mendapatkan hasil terbaik bagi dirinya
dan selalu siap berkompetisi, mereka umumnya akan hanya menerima
kenyataan hasil negosiasi dimana merekalah yang menjadi pemenang.
Sanguin si Bunglon - Sesuai dengan kepribadiannya
mereka adalah tipe orang yang ingin diterima oleh lingkungan, suka
bersosial, ingin menjadi pusat perhatian dan selalu ingin menyenangkan
banyak orang. Jika dalam negosiasi orang seperti ini akan sangat
menghindari konflik dan banyak menghasilkan konsesi yang bersifat
akomodatif (mengikuti kemauan lawan) maupun kompromi.
Melankolis sang Diplomat - Sesuai dengan
kepribadiannya mereka adalah tipe orang yang detail, pemikir dan
analitis. Jika dalam negosiasi orang seperti ini akan menjadi negotiator
yang tangguh, pandai melakukan manuver, rapi, terencana, dan memiliki
banyak opsi dalam negosiasi. Mereka tak ragu untuk bersikap kejam, namun
juga lihai untuk melunak demi hasil yang maksimal.
Plegmatis si Ibu yang Baik - Sesuai dengan
kepribadiannya mereka adalah tipe orang yang baik, tidak suka konflik,
evolutif, dan sabar. Orang tipe seperti ini di dalam negosiasi akan
menjadi negosiator baik yang menawarkan konsesi yang positif bagi kedua
belah pihak, kompromi, dan tidak suka berbelit belit. Mereka akan
cenderung menggunakan pola lama, mengutamakan hubungan dan tidak suka
adanya perubahan besar.
Jika dilihat dari keempat tipe tersebut, masing-masing memilik
kelebihan dan kekurangan. Yang ingin saya tekankan adalah jangan terpaku
pada satu gaya, anda sebagai negosiator harus dapat memerankan keempat
gaya tersebut walaupun itu diluar gaya normal anda... itulah yang
dinamakan Situational Negotiation Skill

Tidak ada komentar:
Posting Komentar