Senin, 14 November 2011

3 Prinsip Presentasi Yang 'Nendang'


Presentasi pada dasarnya adalah kegiatan mem-visual-kan ide, namun banyak orang terjebak dalam jebakan klasik yaitu presentasi sebagai jiplakan alur pikiran yang akan kita sampaikan. Itu sebabnya tak jarang anda akan menjumpai sebuah slide presentasi yang wordy dan tak jauh berbeda dari ucapan sang presenter.

Dalam beberapa artikel sebelumnya saya menuliskan bahwa kemampuan presentasi adalah salah satu skill yang akan mendorong anda untuk cepat sukses. Di beberapa perusahaan saya menemukan bahwa para elit dalam hal ini mereka yang mempunyai kedudukan managerial ke atas setidaknya diwajibkan memiliki kemampuan presentasi yang baik. Namun tidak jarang pula saya masih menemukan beberapa dari antara mereka yang masih perlu mengembangkan kemampuan presentasinya.
Dalam tulisan ini saya ingin memaparkan setidaknya tiga prinsip dasar dalam presentasi, bagaimana membuat presentasi anda 'nendang' (baca: Mantab).


Keep It Simple & Sweet (KISS)
Sebuah presentasi akan lebih menarik jika presentasi tersebut mampu memaparkan ide secara simple dan manis untuk disimak. Tentu saja pada poin ini lebih berbicara masalah pemilahan konten presentasi anda, tampilan, dan sedikit cara pembawaan saat presentasi. Jika merujuk pada prinsip ini maka sebaiknya anda benar-benar hanya menyajikan konsep utama dan data utama saja sebagai poin maupun paparan yang tertuang dalam slide presentasi anda. Anda bisa menggunakan bentuk modeling, matrik, info-graph, maupun mengembangkan kreatifitas anda dalam menuangkan ide dalam bentuk slide. Simple juga dapat diartikan bahwa slide anda tidak 'crowded' dengan banyaknya info, gambar maupun text. Prinsipnya seperti halnya anda berpakaian, terlalu polos akan membosankan dan terlalu ramai akan membingungkan.


Keep It Attractive & Fun (KIAF)
Presentasi juga tentunya akan menarik untuk diikuti jika suasananya atraktif. Atraktif disini berbicara tentang alur slide hingga cara pembawaan oleh sang presenter. Atraktif tentunya akan lekat dengan 'motion' atau pergerakan. Bisa jadi slide anda atraktif karena disertai berbagai animasi, film, dan efek, sehingga peserta merasa terpukau oleh cara penyajian informasi melalui media presentasi anda. Bisa pula pembawaan anda sebagai presenter yang harus interaktif dan dinamis, sehingga audience (peserta) akan merasa senang serta antusias mendengarkan pemaparan anda.

"The entertainment is in the presentation."
John McTiernan


Keep It Focus (KIF)
Fokus adalah salah satu poin penting dalam presentasi, terutama berkaitan saat penyajian data, penjabaran, maupun saat tanya jawab. Sebuah presentasi yang terlalu melebar pembahasan'nya akan mudah diacuhkan oleh audience yang merasa tidak berkepentingan. Oleh karena itu perlu juga ketegasan (assertiveness) sang presenter untuk dapat mengontrol jalan'nya presentasi dari awal hingga akhir. Bukan berarti anda sebaiknya rigid atau kaku dalam menyampaian pemaparan, namun setidaknya anda tahu dimana dan kapan anda keluar dan masuk untuk pembahasan diluar context.

Senin, 07 November 2011

5 Tips Mengatasi Kebosanan Kerja


Apa jadinya jika anda mulai bosan dengan pekerjaan rutin anda, namun dilain sisi anda masih tetap membutuhkan pendapatan untuk membiayai hidup anda dan keluarga? Rasa bosan dalam pekerjaan biasanya akan datang saat anda mulai melakukan pekerjaan tersebut secara monoton, tidak lagi menantang, anda merasa sudah sangat menguasainya dan faktor lainnya.
Berikut ada beberapa tips untuk mengatasinya sekaligus menjadikan anda bermental juara

Bangkitkan Motivasi Anda Bekerja
Yang pertama kali harus dievaluasi adalah motivasi diri kita dalam bekerja. 
Passion anda dalam melakukan suatu kegiatan akan menentukan semangat dan produksi energi anda. 
Jika kita menemukan bahwa motivasi diri kita sudah loyo maka perlu segera di recharge. Anda bisa mengingat beban yang anda tanggung seperti kebutuhan keluarga, cicilan yang belum dibayar, bahkan hal-hal yang belum anda dapatkan-pun dapat menjadi motivasi tersendiri bagi anda untuk terus bekerja. Selanjutnya membalas budi orang tua, memberangkatkan haji, atau bahkan tanggungan adik-adik yang belum selesai studi. Ada kalanya motivasi tersebut juga dapat muncul dari target anda untuk naik pangkat misalnya, naik gaji, mendapatkan insentif, dll. Dengan melihat masih banyak yang perlu diselesaikan otomatis akan membuat anda sadar bahwa sekarang bukanlah waktunya menyerah! Masih banyak yang harus dilakukan. Temukan kembali passion anda dalam bekerja.

Curhat Kepada Atasan
Dalam sebuah alur hubungan organisasi yang sehat, kebosanan kerja ada baiknya anda sampaikan kepada atasan anda. Tentunya anda harus tahu apakah atasan anda cukup bijak dalam menghadapi masalah anak buah mereka. Ada kalanya anda akan mendapatkan solusi bijak dari atasan anda yang lebih berpengalaman dalam mengarungi pekerjaan tersebut. Ada kalanya juga anda harus berani bernegosiasi dengan atasan untuk mengusulkan promosi anda. Bisa juga anda akan diusulkan untuk dirotasi ke departemen lain misalnya. Seorang atasan yang baik haruslah memperhatikan kinerja anak buahnya, tidak sekedar menuntut kinerja terbaik namun juga bertanggungjawab terhadap pengembangan diri serta karir anak buah.

Tingkatkan Skala Keahlian Anda
Cara lain yang dapat anda lakukan saat mulai bosan dengan pekerjaan anda sehari-hari adalah dengan mengembangkan skala keahlian anda. Dengan keahlian yang lebih tinggi akan membuat anda memasuki dimensi baru dalam bekerja. Bisa saja dengan kemampuan anda menghandle pekerjaan dengan lebih baik maka anda akan diperluas area kerjanya, bahkan promosi tak dapat anda hindari lagi. Dengan keahlian yang baru anda dapat menantang diri sendiri untuk berprestasi lebih tinggi, atau bahkan anda selanjutnya dapat meminta atasan untuk memberikan pekerjaan yang lebih menantang dengan kompensasi yang sebanding tentunya.

Lakukan dengan Cara yang Berbeda
Seringkali kebosanan disebabkan oleh kegiatan rutin dengan pola yang sama. Jika hal itu terjadi pada anda, mengapa anda tidak mencoba melakukan dengan cara yang berbeda? Dimulai dengan mengelola target anda secara berbeda misalnya anda menetapkan target waktu yang baru, cara penyampaian yang baru, kemasan yang baru, dll. Kadang kala merombak meja kerja andapun juga akan mempengaruhi mood anda dalam bekerja. Cobalah menemukan sesuatu yang berbeda di dalam rutinitas anda. Namun ada pengecualian pendekatan ini tentu tidak berlaku bagi anda yang harus bekerja mengikuti proses/prosedur tertentu, seperti proses produksi, pabrik, dll.

Keluar dan Cari Tantangan Baru
Keluar dari pekerjaan anda dan mencari tantangan baru sebaiknya menjadi solusi terakhir jika anda memang tidak lagi bisa bertahan di kondisi pekerjaan anda sekarang. Yang perlu dicatat adalah apakah tantangan baru yang anda ambil akan memberikan return lebih dibanding pekerjaan sekarang? Banyak orang terjebak pada pemuasan kebutuhan sesaat saja, mereka keluar pekerjaan karena bosan tetapi sesungguhnya kehidupan mereka menurun. Namun jika anda yakin dengan tantangan baru yang anda ambil sebaiknya anda segera melupakan pekerjaan yang lalu dan segera berfokus pada tantangan yang baru dan buktikan bahwa keputusan anda keluar tidaklah salah! Banyak entrepreneur bermunculan, bahkan banyak pula dari mereka yang sukses dan diawali dengan rasa bosan di dunia kerja mereka sebelumnya. Namun sebelum anda melangkah lebih jauh dalam keputusan ini pastikan bahwa anda sudah memiliki 3K yaitu Komitmen, Keahlian, dan Keuletan.

Salam JUARA!

3 Skill Dasar Yang Perlu Anda Miliki Untuk Sukses

ilustrasi 1.0
Dalam kehidupan ini baik untuk urusan bisnis maupun masalah kehidupan sehari-hari kita semua memerlukan beberapa keahlian tertentu dalam mencapai kesuksesan, karena kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya dan itulah sebabnya manusia memerlukan usaha untuk meraih kesuksesan tersebut. Berikut ini ada beberapa jurus singkat yang memudahkan anda berlari meraih kesuksesan. Setidaknya ada 3 skill dasar yang wajib dimiliki sebagai faktor multiplier anda untuk meraih sukses.

INTERPERSONAL SKILL
Interpersonal Skill lebih mudah diartikan sebagai keahlian mengelola kepribadian diri sendiri dan bagaimana berhubungan antar pribadi, maksudnya berinteraksi dengan orang lain. Tujuan utama dari interpersonal skill adalah anda dapat menjadi seorang pribadi yang mengenal betul siapa diri anda sendiri, selanjutnya anda tahu bagaimana berperilaku dan dapat memperlakukan orang lain dengan baik.

Dengan kemampuan interpersonal yang baik tentunya akan lebih memudahkan anda berinteraksi dan bergaul dengan banyak orang, dan jangan lupa bahwa dalam urusan bisnis maupun urusan kehidupan kita tidak akan pernah lepas dari interaksi sosial dengan orang lain. 
Keahlian interpersonal yang baik juga akan membuat anda lebih disukai oleh orang lain, karena setiap orang yang berinteraksi dengan anda akan merasa dihargai dan senang dengan hubungan yang terbentuk selama ini. Oleh karena itu jangan heran jika keahlian interpersonal yang baik akan membuka banyak peluang-peluang bisnis, jaringan persahabatan, serta berbagai jejaring yang suatu saat berpotensi menjadi lahan bisnis anda di kemudian hari.
NEGOTIATION SKILL
Keahlian negosiasi dapat dibedakan menjadi 3, yaitu tingkat dasar, menengah, dan tingkat atas. Jika kita berbicara negosiasi tingkat dasar, pada dasarnya setiap orang akan memiliki insting/naluri dasar untuk bernegosiasi. Kita dapat melihat respon natural seseorang ketika melakukan proses/transaksi jual beli di pasar misalnya, setiap penawaran yang dilemparkan oleh penjual biasanya akan dibalas dengan tawaran balik oleh sang pembeli. Itulah keahlian negosiasi tingkat dasar. 

Selanjutnya jika anda berpikir ingin sukses maka harus dapat menguasai negosiasi tingkat menengah, bahkan tingkat lanjut. Dalam negosiasi tingkat menengah anda akan dihadapkan pada pilihan antara keberhasilan mendapatkan hasil sesuai target dan keberhasilan mempertahankan hubungan baik dengan lawan negosiasi. Pada level ini akan mulai dikenal istilah win-win negotiation, win-lose, lose-lose. Tak jarang pula anda akan menemui beberapa kondisi seperti deadlock, pressure, maupun berbagai intrik dalam negosiasi yang pada ujungnya adalah seni untuk mendapatkan hasil paling maksimal.

PRESENTATION/PUBLIC SPEAKING
Kemampuan presentasi ataupun public speaking (bagaimana berbicara di depan umum) adalah keahlian berikutnya yang perlu anda miliki untuk sukses. 
Dalam perjalanan bisnis maupun kehidupan akan selalu membutuhkan peran serta orang lain, dan bagaimana anda bisa mempengaruhi orang lain sangat ditentukan oleh sejauh mana keahlian anda melakukan presentasi maupun public speaking. Tak dipungkiri bahwa kebanyakan pebisnis sukses adalah mereka yang dapat mengkomunikasikan ide mereka dengan baik dan dapat mempengaruhi orang lain untuk turut dalam mendukung kesuksesan pebisnis tersebut. 
Kadang kala ada anggapan bahwa faktor karakter seseorang akan mempengaruhi bagaimana pola mereka dalam berkomunikasi khususnya saat berhadapan dengan audience. Sesungguhnya hal tersebut bukan masalah yang berarti, justru sebaliknya jika anda dapat mengkombinasikan kekuatan karakter dengan kemampuan berkomunikasi yang baik maka hal itu menjadi sebuah kekuatan luar biasa dalam berpresentasi.