Minggu, 26 Februari 2012

Saatnya Menggunakan E-learning



Pada prinsipnya e-learning adalah proses pembelajaran yang menggunakan media elektronik seperti komputer dan media elektronik lainnya yang dapat dilakukan secara online maupun offline. Jika digambarkan prosesnya secara sederhana maka melalui e-learning sebuah organisasi cukup menempatkan materi pembelajaran ke dalam sebuah server yang kemudian diakses oleh karyawan mereka baik secara online maupun offline. E-learning adalah buah dari kemajuan teknologi yang sangat bermanfaat jika diaplikasikan bagi kebutuhan pelatihan dan pengembangan SDM di organisasi dengan kebutuhan pembelajaran yang besar.  
Apakah organisasi anda sudah menerapkan e-learning? Jika belum maka berikut ini ada beberapa alasan sebaiknya organisasi anda mempertimbangkan penggunaan e-learning untuk kebutuhan Training & Development.

Menghemat Biaya
Bagi sebuah perusahaan yang memiliki seribu karyawan maka akan dibutuhkan setidaknya sepuluh kali pertemuan dengan masing-masing 100 peserta untuk melakukan pelatihan secara konvensional dengan mendatangkan trainer, mengurus akomodasi, jadwal peserta, biaya transportasi dan lain sebagainya. Berapa perkiraan biayanya? Anda tentu dapat membayangkan kalkulasi biaya dari sebuah pelatihan dengan metode konvensional atau tatap muka tersebut. Coba anda bandingkan jika perusahaan menempatkan materi training tersebut yang berupa audio-video dengan system yang interactive ke dalam system server perusahaan, dan seribu karyawan akan dapat mengaksesnya dalam waktu yang bersamaan dari berbagai tempat yang dapat dijangkau oleh jaringan internet. Disini akan tampak perbedaan yang signifikan khususnya pemangkasan terhadap biaya transportasi, biaya akomodasi. Anda dapat melakukan penghematan biaya.

Menembus Batas Geografis
Keberadaan teknologi internet memang pada awalnya diprediksikan akan menghilangkan hambatan geografis. Artinya dengan teknologi internet jarak yang secara geografis puluhan hingga ribuan kilometer akan dipangkas menjadi didepan layar media atau komputer anda. Dengan demikian pemanfaatan e-learning juga dapat menjadi solusi bagi kebutuhan pelatihan secara simultan di berbagai area. Mulai dari area di kantor pusat di ibukota, daerah pedalaman hingga lepas pantai jika memang ada koneksi internet maka disitu pula proses pembelajaran melalui e-learning dapat dilakukan. Anda tak perlu lagi roadshow keliling cabang untuk menyampaikan materi yang sama di beberapa tempat. Disini akan memangkas biaya transportasi dan biaya waktu yang timbul jika dilakukan secara konvensional.

Mobile Training
Sebuah istilah yang menarik, dimana dengan e-learning anda dapat melakukan pelatihan dimanapun, di kantor, di jalan, di kafe, di rumah dan semua area yang memiliki jaringan internet. Anda juga dapat mengaksesnya setiap saat, 24 jam sehari, 7 hari seminggu sehingga dapat disesuaikan dengan dengan jadwal kesibukan anda sehari-hari.

Pembelajaran yang Fleksibel
Apa jadinya jika anda pernah mengikuti sebuah pelatihan secara konvensional dan anda mulai lupa dengan materi yang pernah disajikan? Maksimal yang dapat anda lakukan adalah membuka handbook pelatihan tersebut. Coba bandingkan dengan e-learning, anda dapat mempelajari sebuah materi hingga berulang kali, anda bisa memutar videonya kembali, tutorialnya kembali. Sesuatu yang mungkin sulit didapatkan dalam pelatihan secara konvensional dan yang menarik adalah tanpa mengeluarkan biaya apapun.
------
Beberapa hal diatas hanya mewakili keunggulan utama pembelajaran dengan e-learning, selanjutnya masih banyak lagi yang dapat dijabarkan. Namun satu hal yang pasti, e-learning adalah jawaban bagi kebutuhan pelatihan di masa modern ini: Cepat, Fleksibel, Efektif dan Efisien.

Jumat, 09 Desember 2011

Membentuk Karakter JUARA

Memasuki hari yang baru, bulan baru, tahun baru dan tentunya kita akan memasuki juga iklim bisnis ataupun lingkungan kompetisi yang baru. Jangan pernah terbuai oleh kesuksesan di masa lalu ataupun terbelenggu oleh kegagalan di periode yg telah kita lewati. Setiap hari baru itu berarti ada kesempatan baru untuk berbuat lebih dari hari kemarin.
Memasuki tahun 2012 dengan berbagai prediksi para kalangan mulai dari mereka yang optimis hingga pesimis, setidaknya jangan membuat semangat kita menjadi kendor tetapi justru dengan semangat membara untuk menaklukkan setiap tantangan yang akan muncul. Apakah anda sudah siap memasuki iklim kompetisi bisnis 2012? Berikut ini beberapa tips JUARA yang bisa menjadi panduan bagi anda semua untuk mengembangkan pribadi-pribadi yang JUARA. Saya memilahnya dalam 5 poin JUARA yaitu: Job expertise, Uniqueness, Attitude, Responsive dan Add value
Job Expertise
Hal pertama yang menjadi kunci dalam menghadapi tahun 2012 adalah keahlian kita di bidang yang sedang kita geluti. Jika dalam ranah perorangan maka hal ini berarti mempertajam area keahlian kita, contohnya bagi anda yang berada di area marketing maka perdalamlah keahlian anda disitu, jika anda berada di bagian keuangan maka perdalam keahlian anda dalam mengelola keuangan dengan lebih baik, dan hal yang sama juga berlaku untuk bidang lainnya. Dengan berbekal keahlian yang mendalam tentang area yang menjadi spesialisasi kita tentunya akan mendatangkan produktifitas dengan tingkat efisiensi dan efektifitas yang tinggi, sehingga secara keseluruhan meningkatkan daya saing yang kita.
Uniqueness
Keunikan adalah salah satu faktor pembeda yang harus selalu diberdayakan. Jangan pernah berusaha menjadi pribadi orang lain melainkan jadilah diri anda sendiri dengan kemampuan seperti orang yang anda jadikan panutan. Setiap manusia dilahirkan dengan talenta dan bakat masing-masing. Jika anda mampu mengekspose keunikan yang anda miliki secara tepat maka bukan tak mungkin anda akan menjadi orang sukses dengan cara yang unik dan susah ditiru orang lain. Masalahnya disini adalah seringkali orang justru menyoroti kekurangan dan kelemahan yang mereka miliki dibanding berpikir bagaimana mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Oleh karena itu kita perlu mengubah cara berpikir kita, kembangkan apa yang ada pada diri anda dan gabungkan keunikan tersebut bersama keahlian yang anda miliki maka kombinasi kedua hal tersebut sudah menjadi sebuah daya saing yang sulit untuk ditiru oleh siapapun.
Attitude
Sikap kita akan mempengaruhi sejauh mana keberhasilan kita. Dengan sikap yang benar maka anda akan memiliki peluang untuk menghasilkan hasil lebih yang sempurna. Sikap yang kita munculkan juga akan berpengaruh terhadap hubungan dan penilaian tentang kita oleh orang lain, efeknya adalah kualitas hubungan baik personal maupun dalam kerangka bisnis akan sangat dipengaruhi oleh sikap kita. Saat ini dengan berbagai kemajuan yang pesat di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi serta didukung kemudahan akan akses informasi dapat meningkatkan kecerdasan manusia terhadap pengetahuan dan keahlian tertentu, namun bagaimanapun juga bisnis selalu berkaitan dengan manusia lain dan disinilah peran sikap yang kita miliki dapat menjadi factor pembeda yang positif maupun negative. Milikilah sikap yang baik dan benar karena berawal dari situlah muncul kepercayaan orang lain terhadap anda.
Responsive
Responsif dalam hal ini adalah bagaimana reaksi anda terhadap momentum yang sedang anda hadapi. Bagaimana respon anda terhadap perubahan yang mungkin sedang terjadi, apakah anda akan berubah atau menunggu untuk dituntut berubah? Dalam poin ini yang paling penting adalah bagaimana anda mampu menggabungkan antara respon yang cepat, sikap yang tepat dan sasaran yang tepat. Hal yang perlu dikembangkan adalah kesadaran yang tinggi akan perubahan dan persaingan bisnis sehingga anda dituntut untuk berpikir dan bertindak secara cepat, tepat dan berdampak besar bagi kemajuan bersama. Namun perlu diperhatikan bahwa memiliki respon yang prima tidak bisa dilatih dalam sekejab mata, oleh karena itu selain anda menempuh proses anda sendiri, salah satu cara untuk mengakselerasi tingkat respon anda adalah belajar dari orang lain. Ada 3 pihak yang selalu bagus untuk menjadi sumber pembelajaran, yaitu: orang yang sukses, orang yang berpengalaman, dan orang yang pernah gagal.
Add Value
Sebagai poin kelima yang tak kalah penting adalah nilai tambah. Sebagai pertanyaan yang bertujuan untuk mengusik ketenangan pikiran anda adalah apa yang membedakan diri anda saat ini (tahun 2012) dibanding dengan diri anda kemarin (selama tahun 2011)? Apakah anda tetap memiliki skill yang sama, batas pengetahuan yang sama, relasi yang sama, dsb? Ayo perluas area anda! Apa yang anda miliki kemarin mungkin saja hari ini sudah dimiliki juga oleh ribuan orang sehingga anda bukan lagi orang yang spesial lagi. Teruslah mengasah diri, terusah menambah wawasan, terus perbanyak pengetahuan baru, perdalam kompetensi anda dan lain sebagainya. Jangan berpuas diri dengan kesuksesan anda kemarin karena hari ini mungkin saja banyak orang lain yang bisa merebutnya dari anda jika anda masih memiliki kemampuan yang stagnan. Inovasi adalah kunci sukses bisnis yang berkesinambungan, demikian pula sebagai individu juara maka biarlah semangat inovatif selalu ada di benak anda. Salam JUARA!

Selasa, 06 Desember 2011

Teknik Membentuk First Impression Yang Kuat

First Impression atau dalam bahasa kita lebih popular dengan sebutan kesan pertama adalah salah satu hal penting dalam membentuk hubungan antar individu. Memang di dalam hubungan yang terbentuk faktor inner-beauty seseorang akan lebih diutamakan daripada penampilan luar semata, namun tak bisa dipungkiri bahwa proses perkenalan biasanya terjadi dalam waktu yang singkat sehingga untuk mengetahui profil seseorang akan terasa menyulitkan. Pada kenyataannya kita akan selalu menjumpai fakta bahwa kesan pertama akan menentukan persepsi kita terhadap orang lain, khususnya sebelum kita mengenal pribadi mereka lebih jauh. Dan yang perlu kita ketahui adalah kesan pertama itu sudah terbentuk dalam hitungan detik, bahkan keseluruhan persepsi kadang sudah bisa terbentuk dalam waktu 90 detik pertama. Untuk itulah kita jangan membuang peluang dari detik pertama kita bertemu orang lain, kenalan maupun partner bisnis baru kita.
Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk dapat membentuk kesan pertama yang baik bahkan tak terlupakan.

Tersenyumlah
Senyum adalah alat yang paling efektif untuk menciptakan kesan pertama yang indah. Bahkan sebuah senyuman menjadi penghantar kehangatan sebelum terjadinya proses pembicaraan. Namun bagaimana senyuman yang sebaiknya kita berikan kepada calon kenalan kita? Sebuah teknik dalam senyum yang menarik untuk dicoba adalah Flooding Smile, apa itu? Flooding smile adalah teknik tersenyum dimana sesaat setelah pandangan/kontak mata terjadi, anda perlu melakukan jeda “pause” selama 2 detik sebelum memberikan senyuman hangat anda. Apa yang terjadi selama 2 detik jeda adalah suatu bentuk penguatan hubungan melalui kontak mata, dan jika dirasakan getaran penguatan itu akan terasa sampai di sensor otak hingga perasaan/hati orang yang saling menatap. Cobalah anda mempraktekkan jenis senyum “flooding smile” ini dan rasakan perbedaannya dengan cara senyum yang biasa.

Tatap Matanya
Salah satu asset dalam tubuh kita yang sangat mempengaruhi dalam proses pembentukan ikatan batin adalah tatapan mata. Ada berbagai teknik dan cara tatapan mata dengan efek dan tujuannya masing-masing namun dalam hal ini saya lebih mengajak untuk membahas bentuk tatapan mata Sticky Eyes, apakah itu? Sticky Eyes jika diterjemahkan adalah tatapan mata yang menempel pada lawan bicara anda, dan lebih detailnya adalah cara menatap mata lawan bicara dimana mata anda terfokus pada mata lawan yang sedang bicara. Bagaimana jika kita merasa lelah memandangi wajah dan mata lawan bicara kita? Jika anda ingin mengalihkan pandangan sebentar atau memalingkan mata maka yang perlu dilakukan adalah mengalihkan arah bola mata secara halus ‘smooth’ ke obyek yang ingin anda lihat dan sesudah itu segeralah kembali ke lawan bicara anda. Yang perlu diketahui disini adalah bahwa kontak mata memegang peranan penting dalam proses komunikasi sebagai bentuk rasa menghargai, kejujuran, terbuka dan juga memperkuat ikatan batin diantara kedua pihak.

Jabat tangan
Selanjutnya setelah anda berada di posisi yang dekat atau dalam jangkauan maka mulailah selalu dengan jabat tangan serta sapaan ringan disertai perkenalan singkat. Selanjutnya setelah proses ini maka pembicaraan biasanya sudah mulai berlangsung secara natural. Poin yang perlu diperhatikan saat menjabat tangan seseorang adalah jangan terlalu lama tapi juga jangan terlalu singkat. Jangan terlalu kuat namun juga jangan terlalu lemah, karena hal tersebut akan mempengaruhi persepsi lawan mengenai sejauh mana anda menerima kehadiran mereka.Jika jabat tangan terlalu lama maka anda terkesan kurang etis karena melakukan kontak tubuh terhadap orang yang belum terlalu mereka kenal, jika terlalu singkat terkesan anda kurang terbuka, terburu-buru dan tidak tertarik terhadap kehadiran mereka. Selanjutnya jika jabat tangan terlalu kuat maka anda terkesan agresif dan tidak berperasaan, jika terlalu lemah anda terkesan tidak berminat terhadap mereka.  Usahakan saat menjabat tangan anda juga melakukan kontak mata, berikan senyum persahabatan (bukan lagi flooding eyes) maupun sebuah pembicaraan ringan, sapaan dan sebagainya.
--
Selanjutnya mengenai konten pembicaraan terserah kepada anda, namun untuk terlihat elegan maka pastikan anda mampu berkomunikasi secara seimbang dengan lawan anda. Berbicaralah pada area yang anda mengerti, jangan sok jago, sok tahu karena itu akan menjadi blunder saat anda terperangkap dalam informasi yang salah. Dan pada akhirnya jangan lupa untuk mengahiri dengan sebuah senyuman dan ucapan terima kasih atas waktu yang mereka sediakan untuk terjadinya pembicaraan.

Tentunya masih banyak tips dan masih dalam bahasan yang dapat dibedah, jika anda tertarik memperdalam berbagai teknik dalam membangun hubungan dengan orang lain maka cobalah anda mencari referensi, buku-buku atau pelatihan mengenai Interpersonal Skill maupun Communication Skill.
Salam

Senin, 14 November 2011

3 Prinsip Presentasi Yang 'Nendang'


Presentasi pada dasarnya adalah kegiatan mem-visual-kan ide, namun banyak orang terjebak dalam jebakan klasik yaitu presentasi sebagai jiplakan alur pikiran yang akan kita sampaikan. Itu sebabnya tak jarang anda akan menjumpai sebuah slide presentasi yang wordy dan tak jauh berbeda dari ucapan sang presenter.

Dalam beberapa artikel sebelumnya saya menuliskan bahwa kemampuan presentasi adalah salah satu skill yang akan mendorong anda untuk cepat sukses. Di beberapa perusahaan saya menemukan bahwa para elit dalam hal ini mereka yang mempunyai kedudukan managerial ke atas setidaknya diwajibkan memiliki kemampuan presentasi yang baik. Namun tidak jarang pula saya masih menemukan beberapa dari antara mereka yang masih perlu mengembangkan kemampuan presentasinya.
Dalam tulisan ini saya ingin memaparkan setidaknya tiga prinsip dasar dalam presentasi, bagaimana membuat presentasi anda 'nendang' (baca: Mantab).


Keep It Simple & Sweet (KISS)
Sebuah presentasi akan lebih menarik jika presentasi tersebut mampu memaparkan ide secara simple dan manis untuk disimak. Tentu saja pada poin ini lebih berbicara masalah pemilahan konten presentasi anda, tampilan, dan sedikit cara pembawaan saat presentasi. Jika merujuk pada prinsip ini maka sebaiknya anda benar-benar hanya menyajikan konsep utama dan data utama saja sebagai poin maupun paparan yang tertuang dalam slide presentasi anda. Anda bisa menggunakan bentuk modeling, matrik, info-graph, maupun mengembangkan kreatifitas anda dalam menuangkan ide dalam bentuk slide. Simple juga dapat diartikan bahwa slide anda tidak 'crowded' dengan banyaknya info, gambar maupun text. Prinsipnya seperti halnya anda berpakaian, terlalu polos akan membosankan dan terlalu ramai akan membingungkan.


Keep It Attractive & Fun (KIAF)
Presentasi juga tentunya akan menarik untuk diikuti jika suasananya atraktif. Atraktif disini berbicara tentang alur slide hingga cara pembawaan oleh sang presenter. Atraktif tentunya akan lekat dengan 'motion' atau pergerakan. Bisa jadi slide anda atraktif karena disertai berbagai animasi, film, dan efek, sehingga peserta merasa terpukau oleh cara penyajian informasi melalui media presentasi anda. Bisa pula pembawaan anda sebagai presenter yang harus interaktif dan dinamis, sehingga audience (peserta) akan merasa senang serta antusias mendengarkan pemaparan anda.

"The entertainment is in the presentation."
John McTiernan


Keep It Focus (KIF)
Fokus adalah salah satu poin penting dalam presentasi, terutama berkaitan saat penyajian data, penjabaran, maupun saat tanya jawab. Sebuah presentasi yang terlalu melebar pembahasan'nya akan mudah diacuhkan oleh audience yang merasa tidak berkepentingan. Oleh karena itu perlu juga ketegasan (assertiveness) sang presenter untuk dapat mengontrol jalan'nya presentasi dari awal hingga akhir. Bukan berarti anda sebaiknya rigid atau kaku dalam menyampaian pemaparan, namun setidaknya anda tahu dimana dan kapan anda keluar dan masuk untuk pembahasan diluar context.

Senin, 07 November 2011

5 Tips Mengatasi Kebosanan Kerja


Apa jadinya jika anda mulai bosan dengan pekerjaan rutin anda, namun dilain sisi anda masih tetap membutuhkan pendapatan untuk membiayai hidup anda dan keluarga? Rasa bosan dalam pekerjaan biasanya akan datang saat anda mulai melakukan pekerjaan tersebut secara monoton, tidak lagi menantang, anda merasa sudah sangat menguasainya dan faktor lainnya.
Berikut ada beberapa tips untuk mengatasinya sekaligus menjadikan anda bermental juara

Bangkitkan Motivasi Anda Bekerja
Yang pertama kali harus dievaluasi adalah motivasi diri kita dalam bekerja. 
Passion anda dalam melakukan suatu kegiatan akan menentukan semangat dan produksi energi anda. 
Jika kita menemukan bahwa motivasi diri kita sudah loyo maka perlu segera di recharge. Anda bisa mengingat beban yang anda tanggung seperti kebutuhan keluarga, cicilan yang belum dibayar, bahkan hal-hal yang belum anda dapatkan-pun dapat menjadi motivasi tersendiri bagi anda untuk terus bekerja. Selanjutnya membalas budi orang tua, memberangkatkan haji, atau bahkan tanggungan adik-adik yang belum selesai studi. Ada kalanya motivasi tersebut juga dapat muncul dari target anda untuk naik pangkat misalnya, naik gaji, mendapatkan insentif, dll. Dengan melihat masih banyak yang perlu diselesaikan otomatis akan membuat anda sadar bahwa sekarang bukanlah waktunya menyerah! Masih banyak yang harus dilakukan. Temukan kembali passion anda dalam bekerja.

Curhat Kepada Atasan
Dalam sebuah alur hubungan organisasi yang sehat, kebosanan kerja ada baiknya anda sampaikan kepada atasan anda. Tentunya anda harus tahu apakah atasan anda cukup bijak dalam menghadapi masalah anak buah mereka. Ada kalanya anda akan mendapatkan solusi bijak dari atasan anda yang lebih berpengalaman dalam mengarungi pekerjaan tersebut. Ada kalanya juga anda harus berani bernegosiasi dengan atasan untuk mengusulkan promosi anda. Bisa juga anda akan diusulkan untuk dirotasi ke departemen lain misalnya. Seorang atasan yang baik haruslah memperhatikan kinerja anak buahnya, tidak sekedar menuntut kinerja terbaik namun juga bertanggungjawab terhadap pengembangan diri serta karir anak buah.

Tingkatkan Skala Keahlian Anda
Cara lain yang dapat anda lakukan saat mulai bosan dengan pekerjaan anda sehari-hari adalah dengan mengembangkan skala keahlian anda. Dengan keahlian yang lebih tinggi akan membuat anda memasuki dimensi baru dalam bekerja. Bisa saja dengan kemampuan anda menghandle pekerjaan dengan lebih baik maka anda akan diperluas area kerjanya, bahkan promosi tak dapat anda hindari lagi. Dengan keahlian yang baru anda dapat menantang diri sendiri untuk berprestasi lebih tinggi, atau bahkan anda selanjutnya dapat meminta atasan untuk memberikan pekerjaan yang lebih menantang dengan kompensasi yang sebanding tentunya.

Lakukan dengan Cara yang Berbeda
Seringkali kebosanan disebabkan oleh kegiatan rutin dengan pola yang sama. Jika hal itu terjadi pada anda, mengapa anda tidak mencoba melakukan dengan cara yang berbeda? Dimulai dengan mengelola target anda secara berbeda misalnya anda menetapkan target waktu yang baru, cara penyampaian yang baru, kemasan yang baru, dll. Kadang kala merombak meja kerja andapun juga akan mempengaruhi mood anda dalam bekerja. Cobalah menemukan sesuatu yang berbeda di dalam rutinitas anda. Namun ada pengecualian pendekatan ini tentu tidak berlaku bagi anda yang harus bekerja mengikuti proses/prosedur tertentu, seperti proses produksi, pabrik, dll.

Keluar dan Cari Tantangan Baru
Keluar dari pekerjaan anda dan mencari tantangan baru sebaiknya menjadi solusi terakhir jika anda memang tidak lagi bisa bertahan di kondisi pekerjaan anda sekarang. Yang perlu dicatat adalah apakah tantangan baru yang anda ambil akan memberikan return lebih dibanding pekerjaan sekarang? Banyak orang terjebak pada pemuasan kebutuhan sesaat saja, mereka keluar pekerjaan karena bosan tetapi sesungguhnya kehidupan mereka menurun. Namun jika anda yakin dengan tantangan baru yang anda ambil sebaiknya anda segera melupakan pekerjaan yang lalu dan segera berfokus pada tantangan yang baru dan buktikan bahwa keputusan anda keluar tidaklah salah! Banyak entrepreneur bermunculan, bahkan banyak pula dari mereka yang sukses dan diawali dengan rasa bosan di dunia kerja mereka sebelumnya. Namun sebelum anda melangkah lebih jauh dalam keputusan ini pastikan bahwa anda sudah memiliki 3K yaitu Komitmen, Keahlian, dan Keuletan.

Salam JUARA!