Jumat, 09 Desember 2011

Membentuk Karakter JUARA

Memasuki hari yang baru, bulan baru, tahun baru dan tentunya kita akan memasuki juga iklim bisnis ataupun lingkungan kompetisi yang baru. Jangan pernah terbuai oleh kesuksesan di masa lalu ataupun terbelenggu oleh kegagalan di periode yg telah kita lewati. Setiap hari baru itu berarti ada kesempatan baru untuk berbuat lebih dari hari kemarin.
Memasuki tahun 2012 dengan berbagai prediksi para kalangan mulai dari mereka yang optimis hingga pesimis, setidaknya jangan membuat semangat kita menjadi kendor tetapi justru dengan semangat membara untuk menaklukkan setiap tantangan yang akan muncul. Apakah anda sudah siap memasuki iklim kompetisi bisnis 2012? Berikut ini beberapa tips JUARA yang bisa menjadi panduan bagi anda semua untuk mengembangkan pribadi-pribadi yang JUARA. Saya memilahnya dalam 5 poin JUARA yaitu: Job expertise, Uniqueness, Attitude, Responsive dan Add value
Job Expertise
Hal pertama yang menjadi kunci dalam menghadapi tahun 2012 adalah keahlian kita di bidang yang sedang kita geluti. Jika dalam ranah perorangan maka hal ini berarti mempertajam area keahlian kita, contohnya bagi anda yang berada di area marketing maka perdalamlah keahlian anda disitu, jika anda berada di bagian keuangan maka perdalam keahlian anda dalam mengelola keuangan dengan lebih baik, dan hal yang sama juga berlaku untuk bidang lainnya. Dengan berbekal keahlian yang mendalam tentang area yang menjadi spesialisasi kita tentunya akan mendatangkan produktifitas dengan tingkat efisiensi dan efektifitas yang tinggi, sehingga secara keseluruhan meningkatkan daya saing yang kita.
Uniqueness
Keunikan adalah salah satu faktor pembeda yang harus selalu diberdayakan. Jangan pernah berusaha menjadi pribadi orang lain melainkan jadilah diri anda sendiri dengan kemampuan seperti orang yang anda jadikan panutan. Setiap manusia dilahirkan dengan talenta dan bakat masing-masing. Jika anda mampu mengekspose keunikan yang anda miliki secara tepat maka bukan tak mungkin anda akan menjadi orang sukses dengan cara yang unik dan susah ditiru orang lain. Masalahnya disini adalah seringkali orang justru menyoroti kekurangan dan kelemahan yang mereka miliki dibanding berpikir bagaimana mengubah kelemahan menjadi kekuatan. Oleh karena itu kita perlu mengubah cara berpikir kita, kembangkan apa yang ada pada diri anda dan gabungkan keunikan tersebut bersama keahlian yang anda miliki maka kombinasi kedua hal tersebut sudah menjadi sebuah daya saing yang sulit untuk ditiru oleh siapapun.
Attitude
Sikap kita akan mempengaruhi sejauh mana keberhasilan kita. Dengan sikap yang benar maka anda akan memiliki peluang untuk menghasilkan hasil lebih yang sempurna. Sikap yang kita munculkan juga akan berpengaruh terhadap hubungan dan penilaian tentang kita oleh orang lain, efeknya adalah kualitas hubungan baik personal maupun dalam kerangka bisnis akan sangat dipengaruhi oleh sikap kita. Saat ini dengan berbagai kemajuan yang pesat di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi serta didukung kemudahan akan akses informasi dapat meningkatkan kecerdasan manusia terhadap pengetahuan dan keahlian tertentu, namun bagaimanapun juga bisnis selalu berkaitan dengan manusia lain dan disinilah peran sikap yang kita miliki dapat menjadi factor pembeda yang positif maupun negative. Milikilah sikap yang baik dan benar karena berawal dari situlah muncul kepercayaan orang lain terhadap anda.
Responsive
Responsif dalam hal ini adalah bagaimana reaksi anda terhadap momentum yang sedang anda hadapi. Bagaimana respon anda terhadap perubahan yang mungkin sedang terjadi, apakah anda akan berubah atau menunggu untuk dituntut berubah? Dalam poin ini yang paling penting adalah bagaimana anda mampu menggabungkan antara respon yang cepat, sikap yang tepat dan sasaran yang tepat. Hal yang perlu dikembangkan adalah kesadaran yang tinggi akan perubahan dan persaingan bisnis sehingga anda dituntut untuk berpikir dan bertindak secara cepat, tepat dan berdampak besar bagi kemajuan bersama. Namun perlu diperhatikan bahwa memiliki respon yang prima tidak bisa dilatih dalam sekejab mata, oleh karena itu selain anda menempuh proses anda sendiri, salah satu cara untuk mengakselerasi tingkat respon anda adalah belajar dari orang lain. Ada 3 pihak yang selalu bagus untuk menjadi sumber pembelajaran, yaitu: orang yang sukses, orang yang berpengalaman, dan orang yang pernah gagal.
Add Value
Sebagai poin kelima yang tak kalah penting adalah nilai tambah. Sebagai pertanyaan yang bertujuan untuk mengusik ketenangan pikiran anda adalah apa yang membedakan diri anda saat ini (tahun 2012) dibanding dengan diri anda kemarin (selama tahun 2011)? Apakah anda tetap memiliki skill yang sama, batas pengetahuan yang sama, relasi yang sama, dsb? Ayo perluas area anda! Apa yang anda miliki kemarin mungkin saja hari ini sudah dimiliki juga oleh ribuan orang sehingga anda bukan lagi orang yang spesial lagi. Teruslah mengasah diri, terusah menambah wawasan, terus perbanyak pengetahuan baru, perdalam kompetensi anda dan lain sebagainya. Jangan berpuas diri dengan kesuksesan anda kemarin karena hari ini mungkin saja banyak orang lain yang bisa merebutnya dari anda jika anda masih memiliki kemampuan yang stagnan. Inovasi adalah kunci sukses bisnis yang berkesinambungan, demikian pula sebagai individu juara maka biarlah semangat inovatif selalu ada di benak anda. Salam JUARA!

Selasa, 06 Desember 2011

Teknik Membentuk First Impression Yang Kuat

First Impression atau dalam bahasa kita lebih popular dengan sebutan kesan pertama adalah salah satu hal penting dalam membentuk hubungan antar individu. Memang di dalam hubungan yang terbentuk faktor inner-beauty seseorang akan lebih diutamakan daripada penampilan luar semata, namun tak bisa dipungkiri bahwa proses perkenalan biasanya terjadi dalam waktu yang singkat sehingga untuk mengetahui profil seseorang akan terasa menyulitkan. Pada kenyataannya kita akan selalu menjumpai fakta bahwa kesan pertama akan menentukan persepsi kita terhadap orang lain, khususnya sebelum kita mengenal pribadi mereka lebih jauh. Dan yang perlu kita ketahui adalah kesan pertama itu sudah terbentuk dalam hitungan detik, bahkan keseluruhan persepsi kadang sudah bisa terbentuk dalam waktu 90 detik pertama. Untuk itulah kita jangan membuang peluang dari detik pertama kita bertemu orang lain, kenalan maupun partner bisnis baru kita.
Berikut ini beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk dapat membentuk kesan pertama yang baik bahkan tak terlupakan.

Tersenyumlah
Senyum adalah alat yang paling efektif untuk menciptakan kesan pertama yang indah. Bahkan sebuah senyuman menjadi penghantar kehangatan sebelum terjadinya proses pembicaraan. Namun bagaimana senyuman yang sebaiknya kita berikan kepada calon kenalan kita? Sebuah teknik dalam senyum yang menarik untuk dicoba adalah Flooding Smile, apa itu? Flooding smile adalah teknik tersenyum dimana sesaat setelah pandangan/kontak mata terjadi, anda perlu melakukan jeda “pause” selama 2 detik sebelum memberikan senyuman hangat anda. Apa yang terjadi selama 2 detik jeda adalah suatu bentuk penguatan hubungan melalui kontak mata, dan jika dirasakan getaran penguatan itu akan terasa sampai di sensor otak hingga perasaan/hati orang yang saling menatap. Cobalah anda mempraktekkan jenis senyum “flooding smile” ini dan rasakan perbedaannya dengan cara senyum yang biasa.

Tatap Matanya
Salah satu asset dalam tubuh kita yang sangat mempengaruhi dalam proses pembentukan ikatan batin adalah tatapan mata. Ada berbagai teknik dan cara tatapan mata dengan efek dan tujuannya masing-masing namun dalam hal ini saya lebih mengajak untuk membahas bentuk tatapan mata Sticky Eyes, apakah itu? Sticky Eyes jika diterjemahkan adalah tatapan mata yang menempel pada lawan bicara anda, dan lebih detailnya adalah cara menatap mata lawan bicara dimana mata anda terfokus pada mata lawan yang sedang bicara. Bagaimana jika kita merasa lelah memandangi wajah dan mata lawan bicara kita? Jika anda ingin mengalihkan pandangan sebentar atau memalingkan mata maka yang perlu dilakukan adalah mengalihkan arah bola mata secara halus ‘smooth’ ke obyek yang ingin anda lihat dan sesudah itu segeralah kembali ke lawan bicara anda. Yang perlu diketahui disini adalah bahwa kontak mata memegang peranan penting dalam proses komunikasi sebagai bentuk rasa menghargai, kejujuran, terbuka dan juga memperkuat ikatan batin diantara kedua pihak.

Jabat tangan
Selanjutnya setelah anda berada di posisi yang dekat atau dalam jangkauan maka mulailah selalu dengan jabat tangan serta sapaan ringan disertai perkenalan singkat. Selanjutnya setelah proses ini maka pembicaraan biasanya sudah mulai berlangsung secara natural. Poin yang perlu diperhatikan saat menjabat tangan seseorang adalah jangan terlalu lama tapi juga jangan terlalu singkat. Jangan terlalu kuat namun juga jangan terlalu lemah, karena hal tersebut akan mempengaruhi persepsi lawan mengenai sejauh mana anda menerima kehadiran mereka.Jika jabat tangan terlalu lama maka anda terkesan kurang etis karena melakukan kontak tubuh terhadap orang yang belum terlalu mereka kenal, jika terlalu singkat terkesan anda kurang terbuka, terburu-buru dan tidak tertarik terhadap kehadiran mereka. Selanjutnya jika jabat tangan terlalu kuat maka anda terkesan agresif dan tidak berperasaan, jika terlalu lemah anda terkesan tidak berminat terhadap mereka.  Usahakan saat menjabat tangan anda juga melakukan kontak mata, berikan senyum persahabatan (bukan lagi flooding eyes) maupun sebuah pembicaraan ringan, sapaan dan sebagainya.
--
Selanjutnya mengenai konten pembicaraan terserah kepada anda, namun untuk terlihat elegan maka pastikan anda mampu berkomunikasi secara seimbang dengan lawan anda. Berbicaralah pada area yang anda mengerti, jangan sok jago, sok tahu karena itu akan menjadi blunder saat anda terperangkap dalam informasi yang salah. Dan pada akhirnya jangan lupa untuk mengahiri dengan sebuah senyuman dan ucapan terima kasih atas waktu yang mereka sediakan untuk terjadinya pembicaraan.

Tentunya masih banyak tips dan masih dalam bahasan yang dapat dibedah, jika anda tertarik memperdalam berbagai teknik dalam membangun hubungan dengan orang lain maka cobalah anda mencari referensi, buku-buku atau pelatihan mengenai Interpersonal Skill maupun Communication Skill.
Salam

Senin, 14 November 2011

3 Prinsip Presentasi Yang 'Nendang'


Presentasi pada dasarnya adalah kegiatan mem-visual-kan ide, namun banyak orang terjebak dalam jebakan klasik yaitu presentasi sebagai jiplakan alur pikiran yang akan kita sampaikan. Itu sebabnya tak jarang anda akan menjumpai sebuah slide presentasi yang wordy dan tak jauh berbeda dari ucapan sang presenter.

Dalam beberapa artikel sebelumnya saya menuliskan bahwa kemampuan presentasi adalah salah satu skill yang akan mendorong anda untuk cepat sukses. Di beberapa perusahaan saya menemukan bahwa para elit dalam hal ini mereka yang mempunyai kedudukan managerial ke atas setidaknya diwajibkan memiliki kemampuan presentasi yang baik. Namun tidak jarang pula saya masih menemukan beberapa dari antara mereka yang masih perlu mengembangkan kemampuan presentasinya.
Dalam tulisan ini saya ingin memaparkan setidaknya tiga prinsip dasar dalam presentasi, bagaimana membuat presentasi anda 'nendang' (baca: Mantab).


Keep It Simple & Sweet (KISS)
Sebuah presentasi akan lebih menarik jika presentasi tersebut mampu memaparkan ide secara simple dan manis untuk disimak. Tentu saja pada poin ini lebih berbicara masalah pemilahan konten presentasi anda, tampilan, dan sedikit cara pembawaan saat presentasi. Jika merujuk pada prinsip ini maka sebaiknya anda benar-benar hanya menyajikan konsep utama dan data utama saja sebagai poin maupun paparan yang tertuang dalam slide presentasi anda. Anda bisa menggunakan bentuk modeling, matrik, info-graph, maupun mengembangkan kreatifitas anda dalam menuangkan ide dalam bentuk slide. Simple juga dapat diartikan bahwa slide anda tidak 'crowded' dengan banyaknya info, gambar maupun text. Prinsipnya seperti halnya anda berpakaian, terlalu polos akan membosankan dan terlalu ramai akan membingungkan.


Keep It Attractive & Fun (KIAF)
Presentasi juga tentunya akan menarik untuk diikuti jika suasananya atraktif. Atraktif disini berbicara tentang alur slide hingga cara pembawaan oleh sang presenter. Atraktif tentunya akan lekat dengan 'motion' atau pergerakan. Bisa jadi slide anda atraktif karena disertai berbagai animasi, film, dan efek, sehingga peserta merasa terpukau oleh cara penyajian informasi melalui media presentasi anda. Bisa pula pembawaan anda sebagai presenter yang harus interaktif dan dinamis, sehingga audience (peserta) akan merasa senang serta antusias mendengarkan pemaparan anda.

"The entertainment is in the presentation."
John McTiernan


Keep It Focus (KIF)
Fokus adalah salah satu poin penting dalam presentasi, terutama berkaitan saat penyajian data, penjabaran, maupun saat tanya jawab. Sebuah presentasi yang terlalu melebar pembahasan'nya akan mudah diacuhkan oleh audience yang merasa tidak berkepentingan. Oleh karena itu perlu juga ketegasan (assertiveness) sang presenter untuk dapat mengontrol jalan'nya presentasi dari awal hingga akhir. Bukan berarti anda sebaiknya rigid atau kaku dalam menyampaian pemaparan, namun setidaknya anda tahu dimana dan kapan anda keluar dan masuk untuk pembahasan diluar context.

Senin, 07 November 2011

5 Tips Mengatasi Kebosanan Kerja


Apa jadinya jika anda mulai bosan dengan pekerjaan rutin anda, namun dilain sisi anda masih tetap membutuhkan pendapatan untuk membiayai hidup anda dan keluarga? Rasa bosan dalam pekerjaan biasanya akan datang saat anda mulai melakukan pekerjaan tersebut secara monoton, tidak lagi menantang, anda merasa sudah sangat menguasainya dan faktor lainnya.
Berikut ada beberapa tips untuk mengatasinya sekaligus menjadikan anda bermental juara

Bangkitkan Motivasi Anda Bekerja
Yang pertama kali harus dievaluasi adalah motivasi diri kita dalam bekerja. 
Passion anda dalam melakukan suatu kegiatan akan menentukan semangat dan produksi energi anda. 
Jika kita menemukan bahwa motivasi diri kita sudah loyo maka perlu segera di recharge. Anda bisa mengingat beban yang anda tanggung seperti kebutuhan keluarga, cicilan yang belum dibayar, bahkan hal-hal yang belum anda dapatkan-pun dapat menjadi motivasi tersendiri bagi anda untuk terus bekerja. Selanjutnya membalas budi orang tua, memberangkatkan haji, atau bahkan tanggungan adik-adik yang belum selesai studi. Ada kalanya motivasi tersebut juga dapat muncul dari target anda untuk naik pangkat misalnya, naik gaji, mendapatkan insentif, dll. Dengan melihat masih banyak yang perlu diselesaikan otomatis akan membuat anda sadar bahwa sekarang bukanlah waktunya menyerah! Masih banyak yang harus dilakukan. Temukan kembali passion anda dalam bekerja.

Curhat Kepada Atasan
Dalam sebuah alur hubungan organisasi yang sehat, kebosanan kerja ada baiknya anda sampaikan kepada atasan anda. Tentunya anda harus tahu apakah atasan anda cukup bijak dalam menghadapi masalah anak buah mereka. Ada kalanya anda akan mendapatkan solusi bijak dari atasan anda yang lebih berpengalaman dalam mengarungi pekerjaan tersebut. Ada kalanya juga anda harus berani bernegosiasi dengan atasan untuk mengusulkan promosi anda. Bisa juga anda akan diusulkan untuk dirotasi ke departemen lain misalnya. Seorang atasan yang baik haruslah memperhatikan kinerja anak buahnya, tidak sekedar menuntut kinerja terbaik namun juga bertanggungjawab terhadap pengembangan diri serta karir anak buah.

Tingkatkan Skala Keahlian Anda
Cara lain yang dapat anda lakukan saat mulai bosan dengan pekerjaan anda sehari-hari adalah dengan mengembangkan skala keahlian anda. Dengan keahlian yang lebih tinggi akan membuat anda memasuki dimensi baru dalam bekerja. Bisa saja dengan kemampuan anda menghandle pekerjaan dengan lebih baik maka anda akan diperluas area kerjanya, bahkan promosi tak dapat anda hindari lagi. Dengan keahlian yang baru anda dapat menantang diri sendiri untuk berprestasi lebih tinggi, atau bahkan anda selanjutnya dapat meminta atasan untuk memberikan pekerjaan yang lebih menantang dengan kompensasi yang sebanding tentunya.

Lakukan dengan Cara yang Berbeda
Seringkali kebosanan disebabkan oleh kegiatan rutin dengan pola yang sama. Jika hal itu terjadi pada anda, mengapa anda tidak mencoba melakukan dengan cara yang berbeda? Dimulai dengan mengelola target anda secara berbeda misalnya anda menetapkan target waktu yang baru, cara penyampaian yang baru, kemasan yang baru, dll. Kadang kala merombak meja kerja andapun juga akan mempengaruhi mood anda dalam bekerja. Cobalah menemukan sesuatu yang berbeda di dalam rutinitas anda. Namun ada pengecualian pendekatan ini tentu tidak berlaku bagi anda yang harus bekerja mengikuti proses/prosedur tertentu, seperti proses produksi, pabrik, dll.

Keluar dan Cari Tantangan Baru
Keluar dari pekerjaan anda dan mencari tantangan baru sebaiknya menjadi solusi terakhir jika anda memang tidak lagi bisa bertahan di kondisi pekerjaan anda sekarang. Yang perlu dicatat adalah apakah tantangan baru yang anda ambil akan memberikan return lebih dibanding pekerjaan sekarang? Banyak orang terjebak pada pemuasan kebutuhan sesaat saja, mereka keluar pekerjaan karena bosan tetapi sesungguhnya kehidupan mereka menurun. Namun jika anda yakin dengan tantangan baru yang anda ambil sebaiknya anda segera melupakan pekerjaan yang lalu dan segera berfokus pada tantangan yang baru dan buktikan bahwa keputusan anda keluar tidaklah salah! Banyak entrepreneur bermunculan, bahkan banyak pula dari mereka yang sukses dan diawali dengan rasa bosan di dunia kerja mereka sebelumnya. Namun sebelum anda melangkah lebih jauh dalam keputusan ini pastikan bahwa anda sudah memiliki 3K yaitu Komitmen, Keahlian, dan Keuletan.

Salam JUARA!

3 Skill Dasar Yang Perlu Anda Miliki Untuk Sukses

ilustrasi 1.0
Dalam kehidupan ini baik untuk urusan bisnis maupun masalah kehidupan sehari-hari kita semua memerlukan beberapa keahlian tertentu dalam mencapai kesuksesan, karena kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya dan itulah sebabnya manusia memerlukan usaha untuk meraih kesuksesan tersebut. Berikut ini ada beberapa jurus singkat yang memudahkan anda berlari meraih kesuksesan. Setidaknya ada 3 skill dasar yang wajib dimiliki sebagai faktor multiplier anda untuk meraih sukses.

INTERPERSONAL SKILL
Interpersonal Skill lebih mudah diartikan sebagai keahlian mengelola kepribadian diri sendiri dan bagaimana berhubungan antar pribadi, maksudnya berinteraksi dengan orang lain. Tujuan utama dari interpersonal skill adalah anda dapat menjadi seorang pribadi yang mengenal betul siapa diri anda sendiri, selanjutnya anda tahu bagaimana berperilaku dan dapat memperlakukan orang lain dengan baik.

Dengan kemampuan interpersonal yang baik tentunya akan lebih memudahkan anda berinteraksi dan bergaul dengan banyak orang, dan jangan lupa bahwa dalam urusan bisnis maupun urusan kehidupan kita tidak akan pernah lepas dari interaksi sosial dengan orang lain. 
Keahlian interpersonal yang baik juga akan membuat anda lebih disukai oleh orang lain, karena setiap orang yang berinteraksi dengan anda akan merasa dihargai dan senang dengan hubungan yang terbentuk selama ini. Oleh karena itu jangan heran jika keahlian interpersonal yang baik akan membuka banyak peluang-peluang bisnis, jaringan persahabatan, serta berbagai jejaring yang suatu saat berpotensi menjadi lahan bisnis anda di kemudian hari.
NEGOTIATION SKILL
Keahlian negosiasi dapat dibedakan menjadi 3, yaitu tingkat dasar, menengah, dan tingkat atas. Jika kita berbicara negosiasi tingkat dasar, pada dasarnya setiap orang akan memiliki insting/naluri dasar untuk bernegosiasi. Kita dapat melihat respon natural seseorang ketika melakukan proses/transaksi jual beli di pasar misalnya, setiap penawaran yang dilemparkan oleh penjual biasanya akan dibalas dengan tawaran balik oleh sang pembeli. Itulah keahlian negosiasi tingkat dasar. 

Selanjutnya jika anda berpikir ingin sukses maka harus dapat menguasai negosiasi tingkat menengah, bahkan tingkat lanjut. Dalam negosiasi tingkat menengah anda akan dihadapkan pada pilihan antara keberhasilan mendapatkan hasil sesuai target dan keberhasilan mempertahankan hubungan baik dengan lawan negosiasi. Pada level ini akan mulai dikenal istilah win-win negotiation, win-lose, lose-lose. Tak jarang pula anda akan menemui beberapa kondisi seperti deadlock, pressure, maupun berbagai intrik dalam negosiasi yang pada ujungnya adalah seni untuk mendapatkan hasil paling maksimal.

PRESENTATION/PUBLIC SPEAKING
Kemampuan presentasi ataupun public speaking (bagaimana berbicara di depan umum) adalah keahlian berikutnya yang perlu anda miliki untuk sukses. 
Dalam perjalanan bisnis maupun kehidupan akan selalu membutuhkan peran serta orang lain, dan bagaimana anda bisa mempengaruhi orang lain sangat ditentukan oleh sejauh mana keahlian anda melakukan presentasi maupun public speaking. Tak dipungkiri bahwa kebanyakan pebisnis sukses adalah mereka yang dapat mengkomunikasikan ide mereka dengan baik dan dapat mempengaruhi orang lain untuk turut dalam mendukung kesuksesan pebisnis tersebut. 
Kadang kala ada anggapan bahwa faktor karakter seseorang akan mempengaruhi bagaimana pola mereka dalam berkomunikasi khususnya saat berhadapan dengan audience. Sesungguhnya hal tersebut bukan masalah yang berarti, justru sebaliknya jika anda dapat mengkombinasikan kekuatan karakter dengan kemampuan berkomunikasi yang baik maka hal itu menjadi sebuah kekuatan luar biasa dalam berpresentasi.

Jumat, 07 Oktober 2011

Mengenal Microsoft Office ShortCut

Microsoft Office menyediakan beberapa shortcut yang cukup membantu kita untuk menyelesaikan pekerjaan secara lebih cepat. Dengan anda menggunakan shortcut ini diharapkan tangan anda tidak perlu pergi dari keyboard untuk meraih mouse yang walaupun jaraknya dekat namun tetap saja menyita waktu sekian detik.

Dalam menggunakan shortcut ini tentunya anda harus menghafal masing-masing shortcut dan kegunaannya. Memang untuk tahap-tahap awal biasanya anda akan sedikit kesulitan karena faktor belum hafal, namun jika anda sudah memahami seluk beluk shortcut ini maka mouse komputer anda akan lebih awet dan pekerjaan dengan komputer lebih cepat selesai.


Berikut ini beberapa shortcut yang paling sering dipakai, selanjutnya dapat anda print, potong dan tempatkan didekat computer untuk membantu anda mengingatnya.



MS WORD
CTRL A
Select all
CTRL B
Bold
CTRL C
Copy
CTRL D
Format font
CTRL E
Center Alignment
CTRL F
Find
CTRL G
Go to
CTRL H
Replace
CTRL I
Italic
CTRL J
Justified Alignment
CTRL K
Insert Hyperlink
CTRL L
Left Alignment
CTRL M
Indent paragraph from the left
CTRL N
New document
CTRL O
Open existing document
CTRL P
Print document
CTRL R
Right alignment
CTRL S
Save document
CTRL T
Create a hanging indent
CTRL U
Underline
CTRL V
Paste
CTRL W
Close document
CTRL X
Cut
CTRL Y
Repeat typing
CTRL Z
Undo



MS Excel
CTRL A
Select the entire worksheet
CTRL B
Bold
CTRL C
Copy
CTRL D
Fill down
CTRL Enter
Fill range with current entry
Shift F5
Find
F5
Go to
CTRL F2
Print preview
CTRL I
Italic
Shift F3
Paste function
CTRL K
Insert Hyperlink
Home
Beginning of the row
CTRL Home
Beginning of the worksheet
CTRL N
New workbook
CTRL O
Open existing workbook
CTRL P
Print workbook
CTRL R
Fill to the right
CTRL S
Save workbook
F2
Edit the active cell
CTRL U
Underline
CTRL V
Paste multiple times
Enter
Paste once; move to next cell
Shift F11
Insert new worksheet
CTRL X
Cut
F11
Instant chart
CTRL Z
Undo



MS PowerPoint
CTRL A
Select all
CTRL B
Bold
CTRL C
Copy
CTRL D
Duplicate slide
CTRL E
Center paragraph
CTRL F
Find text
F5
Run presentation
CTRL H
Replace text
CTRL I
Italic
CTRL J
Justified paragraph
CTRL K
Insert Hyperlink
CTRL L
Left Alignment paragraph
CTRL M
Insert new slide
CTRL N
New presentation
CTRL O
Open presentation
CTRL P
Print presentation
CTRL R
Right alignment paragraph
CTRL S
Save presentation
Shift F5
Run presentation from current slide
CTRL U
Underline text
CTRL V
Paste object
CTRL W
Close presentation
CTRL X
Cut selected object
CTRL Y
Redo or Repeat action
CTRL Z
Undo
B
Blank screen (presentation mode)
W
White screen (presentation mode)

Rabu, 07 September 2011

Mengenal Karakter & Gaya Negosiasi

Dalam kehidupan manusia, karakter seseorang akan sangat/banyak berpengaruh terhadap perilaku dan aktifitas yang dilakukannya, termasuk dalam hal bernegosiasi. Seperti apa gaya negosiasi seseorang sebetulnya mengacu kepada seperti apa kepribadian orang tersebut.



Saya ingin menggunakan pendekatan kepribadian (Hipocrates) yang memilah kepribadian menjadi 4 tipe yang mungkin tidak asing bagi anda, yaitu Kolerik, Sanguin, Melankolis, Plegmatis. Tipe apakah anda? Silahkan anda melakukan tes kepribadian dan menemukan tipe apakah anda.

Berikut adalah paparan singkat mengenai tipe negosiasi berdasarkan kepribadian manusia.


Kolerik si Agresif - Sesuai dengan kepribadiannya, mereka adalah tipe orang yang tegas, to the point, result oriented dan cenderung kasar, dan dalam kenyataannya banyak orang yang bertipe kolerik akan sanggup memainkan peran yang aggresive, mendominasi, tanpa basa-basi dan tak jarang pula meluapkan emosinya. Jika dalam negosiasi orang tipe ini cenderung ingin mendapatkan hasil terbaik bagi dirinya dan selalu siap berkompetisi, mereka umumnya akan hanya menerima kenyataan hasil negosiasi dimana merekalah yang menjadi pemenang.


Sanguin si Bunglon - Sesuai dengan kepribadiannya mereka adalah tipe orang yang ingin diterima oleh lingkungan, suka bersosial, ingin menjadi pusat perhatian dan selalu ingin menyenangkan banyak orang. Jika dalam negosiasi orang seperti ini akan sangat menghindari konflik dan banyak menghasilkan konsesi yang bersifat akomodatif (mengikuti kemauan lawan) maupun kompromi.


Melankolis sang Diplomat - Sesuai dengan kepribadiannya mereka adalah tipe orang yang detail, pemikir dan analitis. Jika dalam negosiasi orang seperti ini akan menjadi negotiator yang tangguh, pandai melakukan manuver, rapi, terencana, dan memiliki banyak opsi dalam negosiasi. Mereka tak ragu untuk bersikap kejam, namun juga lihai untuk melunak demi hasil yang maksimal.


Plegmatis si Ibu yang Baik - Sesuai dengan kepribadiannya mereka adalah tipe orang yang baik, tidak suka konflik, evolutif, dan sabar. Orang tipe seperti ini di dalam negosiasi akan menjadi negosiator baik yang menawarkan konsesi yang positif bagi kedua belah pihak, kompromi, dan tidak suka berbelit belit. Mereka akan cenderung menggunakan pola lama, mengutamakan hubungan dan tidak suka adanya perubahan besar.


Jika dilihat dari keempat tipe tersebut, masing-masing memilik kelebihan dan kekurangan. Yang ingin saya tekankan adalah jangan terpaku pada satu gaya, anda sebagai negosiator harus dapat memerankan keempat gaya tersebut walaupun itu diluar gaya normal anda... itulah yang dinamakan Situational Negotiation Skill

Selasa, 09 Agustus 2011

Beberapa Trend Baru pelaksanaan Training

Kebutuhan pelatihan memang merupakan syarat mutralk untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di dalam organisasi. Saat ini banyak perusahaan dan para karyawan perusahaan'pun sadar akan pentingnya sebuah pelatihan.
Sebagai seorang trainer, saya beberapa kali bercengkerama dengan para peserta training. Hambatan utama seorang pekerja mendapatkan ijin mengikuti training adalah masalah WAKTU !

Memang benar, walaupun awalnya kita sering  berpikir hambatan utama adalah masalah budget, namun ternyata kita keliru. Lantas apakah ketersediaan waktu akan selamanya menghambat proses pengembangan SDM di organisasi anda? Semoga tidak! 



Berikut ini ada beberapa solusi yang muncul.
  • Rotasi fungsi, maksudnya saat seseorang karyawan (A) mengikuti pelatihan maka pastikan ada karyawan lain (B) yang memback up fungsi/pekerjaan si karyawan A. Disini pasti anda sudah paham maksud dari rotasi fungsi ini.
  • Training Akhir Pekan, dan tentu saja artinya jika melaksanakan pelatihan di akhir pekan (sabtu/minggu) maka konsekuensinya pula para karyawan akan masuk di akhir pekan. Metode ini biasanya efektif jika diiringi dengan kegiatan informal semacam gathering, wisata, dll
    Namun jika dilakukan secara formal? beberapa dampak yang ditemui adalah rasa enggan dan penolakan terhadap kegiatan pelatihan itu sendiri. Disini para Trainer otomatis akan bertemu dengan peserta training yang datang tanpa 'roh' mereka, yang artinya kalaupun mereka datang dengan rasa terpaksa tanpa niat untuk belajar. Oleh karena itu perlu adanya motivasi dan kesadaran peserta training dan juga penyajian program pelatihan yang menarik.
  • Short Course, Perkembangannya metode ini mulai banyak digunakan. Misalnya dengan melaksanakan training hanya selama 3 jam ataupun setengah hari. Di beberapa institusi training singkat dapat pula dilakukan dalam beberapa hari, misalnya training 3 jam dilakukan pada hari Senin, Rabu dan Jumat. Selain singkat, padat dan jelas, metode ini tentunya dapat lebih efektif jika disertai penugasan sesuai materi training yang telah dibahas maupun beberapa hal yang berkaitan dengan materi yang akan dibahas berikutnya. Namun dari segi biaya tentunya akan ada plus minusnya masing-masing, namun secara keseluruhan hal ini akan menghemat biaya waktu dan berdampak pada biaya training.
Nah, mana pilihan anda? silahkan pertimbangkan kebutuhan dan waktu anda.
Tips lainnya adalah jika anda butuh program pelatihan yang benar-benar efektif, berhati-hatilah dan jangan mudah tertipu.. !! karena banyak vendor yang berusaha tampil manis di depan, oleh karena itu tak ada salahnya jika anda melakukan 'dry run' yang mencakup kesiapan pengajar dan kualitas materi pelatihan.